RSS
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Assalamu’alaikum.Warohmatullahi Wabarokatuh. Selamat datang di blog kami, saran dan kritik dari pembaca dapat disampaikan melalui e-mail akur88@gmail.com

Fastabiqul Khoirot Mohon Saran dan Masukannya Agar Ilmu Ini Bermanfaat. Amin
APABILA PEMBACA MENGINGINKAN MATERI YANG BERHUBUNGAN DENGAN REKAM MEDIS DAPAT CLIK LINK DOWNLOAD FILE MATERI DIBAWAH INI

========== [00v00] ==========

DOWNLOAD FILE MATERI REKAM MEDIS

DOWNLOAD MATERI DESAIN FORMULIR, QUALITY ASSURANCE, ETIKA PROFESI DAN ICD 10

=================================================================

Bolehkah kita Jatuh Cinta ???

Boleh saja, kenapa tidak. Cinta seorang laki-laki kepada wanita dan cinta wanita pada laki-laki adalah perasaan yang manusiawi yang bersumber dari fitrah yang diciptakan Allah di dalam jiwa manusia yaitu, kecenderungan kepada lawan jenisnya ketika telah mencapai kematangan pikiran dan fisiknya.
Sebagaimana firman Allah :
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antara kamu rasa kasih sayang. Sesungguhny pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir”
(Ar-Rum [30]: 21)

Cinta bukanlah sesuatu yang kotor, karena kekotoran dan kesucian tergantung dari bingkainya. Ada bingkai yang suci dan halal dan ada bingkai yang kotor dan haram. Bila bingkainya sesuai syariat, maka cinta itu halal. Namun, bila bingkainya pacaran, perselungkuhan, dan perzinaan, maka cinta itu terlarang.

Ibnul Qayim menjelaskan bahwa jenis cinta kepada wanita ada tiga macam.
Pertama, mencintai wanita untuk mendekatkan diri kepada Allah. Contohnya yaitu cinta seorang suami kepada istrinya. Cinta semacam ini adalah cinta yang bermanfaat, karena akan mendorong orang tersebut melaksanakan syariat Allah.
Kedua, yaitu cinta yang dapt mendatangkan murka Allah dan dapat menjauhkan dari rahmat-Nya. Orang yang memiliki cinta jenis ini adalah para pecintayang sampai melanggar rambu-rambu yang telah ditetapkan oleh Allah.salah satu bentuk terparahnya adalah dengn terjerumusnya pada perzinaan.
Ketiga, adalah cinta yang mubah. Cinta ini terjadi karena tidak ada unsur kesengajaan, sebagaimana mencintai bayangan seorang wanita yang memiliki paras cantik. Tanpa sengaja dia melihat wanita itu lalu jatuh cinta. Dan cintanya tidak sampai menyebabkan dia berbuat maksiat. Bila hasrat cintanya sudah menggebu, sebaiknya dia menindaklanjuti lewat jenjang pernikahan. Apabila belum mampu, sebaiknya dia menahan diri dan tetap bersabar dan Rasulullah menganjurkan untuk berpuasa.burhan S
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 komentar:

FOKAMM mengatakan...

boleh

Poskan Komentar

Jazzakallah Khairon Kasiro

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Semoga Bermanfaat, saran dan kritik serta bagi temen-temen yang ingin mengirimkan artikel yang membangun, dapat disampaikan melalui e-mail akur88@gmail.com., a_kur70@yahoo.com [Kalau Berkenan silahkan kunjungi juga di blog atau website kami yang lain. Sukron, Jazzakallah Khairan Katsir] Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.