RSS
Assalamu’alaikum.Warohmatullahi Wabarokatuh. Selamat datang di blog kami, saran dan kritik dari pembaca dapat disampaikan melalui e-mail akur88@gmail.com

Fastabiqul Khoirot Mohon Saran dan Masukannya Agar Ilmu Ini Bermanfaat. Amin
APABILA PEMBACA MENGINGINKAN MATERI YANG BERHUBUNGAN DENGAN REKAM MEDIS DAPAT CLIK LINK DOWNLOAD FILE MATERI DIBAWAH INI

========== [00v00] ==========

DOWNLOAD FILE MATERI REKAM MEDIS

DOWNLOAD MATERI DESAIN FORMULIR, QUALITY ASSURANCE, ETIKA PROFESI DAN ICD 10

=================================================================

Contoh Latar Belakang

<!--[if gte mso 9]> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

Rumah sakit sebagai salah satu sarana pelayanan kesehatan merupakan suatu organisasi yang harus diatur sedemikian rupa dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Organisasi rumah sakit menitikberatkan pada pengaturan berbagai kegiatan rumah sakit dan petugas pelaksanaannya yang dibedakan menurut spesifikasi dan deskripsi kerja mereka masing-masing. Organisasi tersebut meliputi berbagai bidang maupun sub bidang termasuk Instalasi Rekam Medik dan Sub Komite Rekam Medik.

Instalasi Rekam Medik memiliki srtuktur organisasi yang pada dasarnya terdiri dari dua bagian pokok yaitu pencatat data dan pengolahan data. Kedua bagian tersebut saling bekerja sama sehingga menghasilkan informasi yang diperlukan oleh berbagai pihak antara lain bagi sarana pelayanan kesehatan (primary user), pengguna pelayanan kesehatan (secoundary user) dan social user seperti asuransi, kepolisian, pengadilan, penelitian dan pendidikan. Struktur organisasi yang rapi akan menjadi salah satu faktor agar kedua bagian tersebut dapat bekerja sama dengan baik.

Adapun Sub Komite Rekam Medik merupakan salah satu kelompok kerja khusus didalam Komite Medik yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah khusus dalam pengelolaan rekam medik. Sub Komite Rekam Medik ini memiliki suatu tanggungjawab dengan tata kerja dalam rangka membantu terselenggaranya pengelolaan rekam medik yang memenuhi standar-standar yang telah ditetapkan. Oleh karena itu Sub Komite Rekam Medik harus teorganisasi dengan baik untuk mencapai hal tersebut.

Pengelolaan rekam medik pada akhirnya akan menghasilkan berbagai macam laporan yang akan digunakan berbagai pihak yang berkepentingan untuk mengambil keputusan. Untuk membuat laporan-laporan tersebut petugas rekam medik perlu menguasai statistik rumah sakit yang berguna dalam menganalisa efisiensi dan mutu pelayanan rumah sakit.

Demi menjaga tewujudnya kegunaan rekam medik secara optimal termasuk untuk kepentingan statistik rumah sakit, perlu dilakukan analisis yang teratur baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Analisa tersebut juga berguna untuk dapat dapat terhindar dari gugatan mal praktik. Kualitas rekam medik yang optimal dapat dicapai dengan melakukan analisa tersebut.

Dalam pengelolaan Rekam Medik juga terdapat bagian yang penting dalam meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit khususnya dalam hal coding dan indexing yang bertugas meneliti dan mengkode dengan ICD-X (International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems) yaitu untuk memastikan kode penyakit dan masalah kesehatan, ICD-O (International Classification of Diseases for Oncology) yaitu untuk memastikan kode penyakit kanker (kode ini dikhususkan untuk rumah sakit yang ditunjuk sebagai rumah sakit dengan pelayanan khusus kanker), ICOPIM yaitu untuk memastikan kode operasi dan prosedur medis, dan melakukan indeks penyakit, operasi, kematian, dan indeks dokter.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

Jazzakallah Khairon Kasiro

Semoga Bermanfaat, saran dan kritik serta bagi temen-temen yang ingin mengirimkan artikel yang membangun, dapat disampaikan melalui e-mail akur88@gmail.com., a_kur70@yahoo.com [Kalau Berkenan silahkan kunjungi juga di blog atau website kami yang lain. Sukron, Jazzakallah Khairan Katsir] Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.